Sasar Milenial dan Keluarga Muda, Intiland Luncurkan Klaster Baru Dandelion di Graha Natura Surabaya

Oscar Kilo 05 August 2020 17 Headline News The Project
Whatsapp Mail
Unit Kluster Dandelion di Graha Natura

 

Surabaya, Propertytimes.id – Perusahaan pengembang properti PT Intiland Development Tbk kembali meluncurkan klaster hunian terbaru di kawasan perumahan seluas 86 hektar Graha Natura Surabaya. Pengembangan Klaster bertajuk Dandelion ini sendiri guna mengantisipasi kebutuhan masyarakat terhadap hunian sehat dan nyaman di Surabaya.

Harto Laksono Direktur Pemasaran PT Intiland Grande, anak usaha perseroan untuk pengembangan di Surabaya menjelaskan, pengembangan klaster Dandelion adalah langkah strategis untuk memperkuat positioning Perseroan di pasar perumahan di kawasan Surabaya Barat. Peluncuran ini juga mengantisipasi tren meningkatnya kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap ketersediaan rumah tapak yang lebih terjangkau di segmen pasar menengah.

“Dua bulan terakhir menunjukkan tren kenaikan dari penjualan rumah di Surabaya. Mayoritas adalah para konsumen end user, yang tergolong kelompok milenial dan keluarga muda yang menyukai rumah dengan ukuran compact. Peluncuran klaster ini menjadi jawaban dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Harto Laksono saat menggelar konferensi pers online bersama sejumlah media, Rabu (05/08) .

BACA JUGA: ANTISIPASI PERMINTAAN PASAR, INTILAND SIAPKAN PENGEMBANGAN BARU DI GRAHA NATURA

Menurut Hartono, pengembangan klaster Dandelion mengusung konsep gerbang akses tunggal yang menghadirkan kawasan hunian privat dan eksklusif. Menempati area pengembangan seluas 0,8 hektar, klaster ini menyediakan sebanyak 62 unit rumah dua lantai yang terbagi menjadi dua tipe pilihan. Pertama, rumah tipe Daisy dengan ukuran luas lahan 60 meter persegi, atau memiliki lebar 5 meter dan panjang 12 meter. Untuk kebutuhan lahan lebih besar, tersedia tipe Daffodil dengan ukuran lahan 72 meter persegi, atau memiliki lebar 6 meter dan panjang 12 meter. Kedua tipe rumah ini, masing-masing menawarkan dua varian pilihan yakni Standard dan Deluxe dengan luas bangunan yang berbeda.

Varian Standard pada tipe Daisy menyediakan dua kamar tidur dan luas bangunan 56 meter persegi sementara varian Deluxe dengan tiga kamar tidur dan luas bangunan lebih besar mencapai 64 meter persegi. Pada tipe Daffodil tersedia varian Standard dengan dua kamar tidur dan luas bangunan 71 meter persegi, sementara untuk varian Deluxe menawarkan tiga kamar tidur dan luas bangunan 82 meter persegi.

“Unit rumah di klaster Dandelion kami hadirkan dengan ukuran compact, sehingga harganya lebih terjangkau bagi para keluarga dan profesional muda, mulai Rp1,2 miliar. Khusus pada peluncuran ini kami menyediakan program promo spesial, seperti cara bayar yang cukup mudah hanya dengan uang muka 22,5 persen yang dapat diangsur selama 18 kali,” kata Harto Laksono.

Klaster Dandelion menyediakan unit-unit rumah bergaya kontemporer yang menggabungkan konsep desain yang baik dan indah dengan sentuhan gaya modern tropikal. Penerapan bentuk jendela dan pintu yang tinggi dan lebar berhasil menambah area bukaan guna memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara secara alami di dalam rumah.

Keunggulan lain dari klaster ini yakni penggunaan aplikasi smart home sebagai nilai tambah bagi penghuni. Seluruh unit rumah di klaster ini dilengkapi dengan piranti teknologi untuk sistem keamanan, surveillence, dan smart door lock yang dapat dikendalikan dari ponsel cerdas atau tablet.

Seiring perkembangan masyarakat urban yang kian dinamis, menurut Harto Laksono kebutuhan terhadap penyediaan piranti teknologi sudah menjadi keharusan. Para konsumen semakin sadar pentingnya memiliki hunian yang modern, nyaman, dan ramah lingkungan, serta dilengkapi sistem yang bersifat technology friendly.

“Kami harus terus mendekatkan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Konsumen semakin kritis dan paham apa yang dibutuhkan agar lebih nyaman dan mudah. Mereka menginginkan hunian yang nyaman, aman dan sehat dan bisa memenuhi kebutuhan menjalankan adaptasi kebiasaan-kebiasaan baru,” ungkap Harto Laksono. Riz

Berita Terkait

Komentar

NEWSTICKER